Kaya akan Nutrisi, Ini Manfaat Kacang Panjang untuk Ibu Hamil

Guna memenuhi kebutuhan nutrisi yang meningkat, Anda perlu mengonsumsi makanan bergizi tinggi selama kehamilan. Kacang-kacangan, seperti kacang panjang, merupakan jenis makanan bernutrisi tinggi yang baik untuk ibu hamil.

Ingin tahu apa saja manfaat kacang panjang untuk ibu hamil? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan gizi kacang panjang

Kacang panjang merupakan sayuran dengan kandungan gizi yang baik untuk kesehatan ibu dan janin selama kehamilan.

Dikutip dari Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram kacang panjang mengandung beberapa zat gizi berikut ini:

  • Energi
  • Protein
  • Lemak
  • Serat
  • Karbohidrat
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Natrium
  • Kalium
  • Tembaga
  • Seng
  • Vitamin B1 atau tiamin
  • Vitamin B2 atau riboflavin
  • Vitamin C
  • Vitamin B3 atau niasin
  • Beta karoten

Selain itu, kacang panjang juga mengandung asam folat, mangan, dan vitamin K.

Manfaat kacang panjang untuk ibu hamil

Dikarenakan kandungan gizi yang beragam, kacang panjang untuk ibu hamil bisa menjadi salah satu menu masakan yang lezat sekaligus menyehatkan.

Beberapa manfaat kacang panjang untuk ibu hamil antara lain:

1. Menurunkan risiko cacat lahir

Kacang panjang merupakan sayuran sumber asam folat yang baik untuk kehamilan. Asam folat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta menurunkan risiko cacat lahir, seperti spina bifida.

2. Membantu pertumbuhan dan perkembangan janin

Selain asam folat, kacang panjang juga kaya akan vitamin dan mineral lain yang baik untuk janin. Salah satunya kandungan vitamin B1 dan B2 yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak janin.

Kacang panjang juga memiliki kandungan protein yang merupakan zat pembentuk dan pembangun sehingga baik untuk pertumbuhan dan perkembangan organ janin secara keseluruhan.

3. Mencegah dan mengatasi sembelit 

Sembelit atau susah buang air besar merupakan salah satu masalah yang sering menimpa ibu hamil.

Kacang panjang merupakan sayuran tinggi serat yang mampu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit selama kehamilan.

4. Mencegah anemia  

Selama hamil, volume darah sekaligus zat besi yang Anda butuhkan mengalami peningkatan. Kekurangan asupan zat besi bisa menyebabkan anemia yang berbahaya bagi ibu dan janin.

Makanan dengan kandungan zat besi seperti kacang panjang untuk ibu hamil bisa membantu memenuhi kebutuhan zat besi tubuh. Selain itu, kandungan asam folat dan protein dalam kacang tanah juga membantu pembentukan sel darah merah.

5. Menjaga sistem kekebalan tubuh 

Kondisi kehamilan biasanya membuat sistem kekebalan tubuh ibu lemah. Itulah sebabnya ibu hamil tergolong kelompok rentan terkena penyakit atau infeksi.

Makanan yang mengandung protein, vitamin, dan mineral, seperti kacang panjang, bisa membantu memperkuat sistem imun pada ibu hamil.

6. Menjaga kesehatan tulang 

Beberapa orang mengalami masalah pada tulang selama kehamilan. Selain karena perubahan fisiologis, kebutuhan kalsium selama kehamilan juga meningkat. Kondisi ini biasa disebut dengan pregnancy and lactation associated osteoporosis (PLO).

Kacang tanah dan beberapa jenis kacang-kacangan lainnya mengandung vitamin K dan kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang, termasuk pada ibu hamil.

Nutrisi ini penting untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tulang, serta menurunkan risiko patah tulang, terlebih pada kondisi PLO.

7. Menurunkan risiko komplikasi kehamilan 

Kacang panjang merupakan makanan sumber serat yang baik untuk tubuh. Dalam jurnal Elsevier dikatakan bahwa makanan tinggi serat mampu menurunkan risiko diabetes yang bisa menjadi salah satu komplikasi kehamilan yang berakibat fatal.

Selain itu, makanan tinggi serat larut juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah kegemukan yang bisa memperburuk kondisi kehamilan Anda.

Kacang panjang bisa menjadi pilihan menu sayuran yang lezat sekaligus menyehatkan. Kacang panjang memiliki beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, terutama selama masa kehamilan, seperti protein, asam folat, zat besi, vitamin, dan mineral lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.