Site icon Promedis

9 Hewan Peliharaan Lucu dan Jinak untuk Anak serta Cara Merawatnya

9 Hewan Peliharaan Lucu dan Jinak untuk Anak serta Cara Merawatnya
Apakah Anda memelihara kucing, anjing, atau hewan peliharaan lainnya di rumah? Lalu, apakah anak Anda ikut memeliharanya juga? Jika demikian, ini bisa menjadi hal yang baik untuk mereka.

Memiliki hewan peliharaan dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi anak. Dengan memelihara hewan, berbagai karakter baik anak dipercaya dapat tumbuh dan berkembang.

Macam-macam hewan peliharaan untuk anak

Beberapa hewan cukup aman untuk dipelihara oleh anak-anak, tetapi pastikan mereka tetap mendapat pengawasan dan bantuan dari Anda.

Adapun hewan peliharaan yang cocok untuk anak, yaitu:

1. Ikan hias

Ikan menjadi hewan peliharaan yang baik untuk anak, tetapi tidak semua ikan dapat dipelihara.

Anak dapat memilih ikan cupang untuk dipelihara karena ikan ini lebih mudah perawatannya. Ikan cupang dapat tumbuh dengan baik di akuarium kecil yang disimpan di antara suhu 24-28?. Selain itu, ikan mas hias juga dapat menjadi pilihan.

Pastikan Anda membeli ikan di toko khusus jual ikan, yang penjualnya dapat memberi tahu cara merawat ikan dengan baik.

Berilah pengertian pada anak untuk memeliharanya dengan sungguh-sungguh.

2. Kura-kura

Salah satu hewan yang umumnya dipelihara oleh anak adalah kura-kura. Hewan ini dapat diberi makan dengan mudah dan hidup panjang. Selain itu, kura-kura juga jarang menimbulkan alergi pada anak.

Akan tetapi, Anda harus memoerhatikan pemeliharaan reptil ini dengan baik karena kura-kura berpotensi menularkan salmonella dengan mudah.

Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah memegang kura-kura.

3. Kelinci

Kelinci juga termasuk hewan yang bisa dipelihara oleh anak-anak. Bulu lembutnya dan wajah lucunya dapat menarik perhatian si kecil.

Namun, merawat hewan peliharaan menggemaskan ini membutuhkan waktu. Sebab, kelinci harus dilatih untuk bisa percaya dengan pemiliknya.

Namun, setelah kelinci sudah bisa ‘akrab’ dengan anak, mereka dapat menjadi teman baik. Kelinci juga dianggap sebagai hewan yang bisa dipelihara dengan mudah karena cepat bisa ‘menurut’ dengan pemiliknya.

4. Burung parkit

Burung juga bisa menjadi hewan peliharaan yang baik untuk anak-anak. Beberapa burung memang sangat cerdas, tetapi membutuhkan perhatian lebih.

Bagi anak-anak yang belum pernah memelihara burung sebelumnya, burung parkit atau kenari merupakan pilihan bagus karena lebih mudah dipelihara.

5. Hamster atau marmut

Hamster atau marmut relatif lebih mudah dipelihara. Selain itu, hewan pengerat ini hanya memerlukan ruang yang kecil.

Merawatnya dengan teratur dan lembut dapat membuat hewan kecil ini menjadi penurut.

Namun, sebaiknya Anda selalu mengawasi anak ketika bermain bersama hamster atau marmut peliharaannya karena hewan ini dapat menggigit jika merasa terancam.

Hamster juga sebaiknya dipelihara untuk anak usia di atas 8 tahun. Sebab, daya motorik anak-anak usia ini biasanya sudah matang untuk membuat nyaman hewan tersebut.

6. Kucing

Kucing menjadi hewan peliharaan yang banyak disenangi, termasuk oleh anak-anak. Bulunya yang halus dan wajahnya yang lucu membuat anak-anak sulit berpaling dari hewan satu ini.

Penting untuk memilih kucing yang cocok dengan anak-anak karena dikhawatirkan hewan ini dapat mencakar mereka.

Dalam memeliharanya, kucing juga memerlukan pemeriksaan kesehatan hewan dan imunisasi.

7. Anak anjing

Anak anjing menjadi salah satu hewan peliharaan yang disenangi anak-anak. Sebagian anjing mungkin tidak cocok untuk anak-anak, tetapi anjing ras retriever labrador, golden retriever, beagles, dan boxers lebih ramah anak.

Akan tetapi, pastikan anjing dapat bersosialisasi dengan baik di sekitar anak sebelum memeliharanya.

Jika memelihara anak anjing, mereka juga memerlukan pemeriksaan kesehatan hewan dan imunisasi yang harus dipenuhi.

Ajarkan anak untuk tidak bersuara dengan keras dan bergerak secara tiba-tiba ketika bermain dengan anjing, supaya hewan ini tidak merasa terancam dan menjadi agresif kepada anak.

8. Guinea pig

Salah satu hewan peliharaan yang mudah dirawat adalah guinea pig. Hewan pengerat yang lucu ini sangat suka berada di tengah-tengah manusia.

Tidak hanya itu, guinea pig juga bersifat tenang dan bahkan gemar duduk di atas paha manusia sambil mengeluarkan suara imutnya.

Cara merawat hewan peliharaan ini tergolong mudah. Namun, jika Anda mengadopsi guinea pig yang rambutnya panjang, mintalah anak untuk rutin menyisirnya agar rambut hewan ini tidak rusak.

Selain itu, jangan lupa untuk memandu anak dalam membersihkan kandangnya agar tidak ada kotoran yang tersisa.

Binatang yang disukai anak kecil ini suka dengan buah dan sayur. Jadi, anak tidak perlu repot ketika harus memberikan makanan.

9. Bearded dragon

Bearded dragon adalah salah satu hewan peliharaan yang mudah dirawat. Reptil eksotis ini dianggap memiliki sifat yang tenang dan cocok untuk jadi hewan peliharaan pertama untuk anak.

Nama bearded dragon atau naga berjenggot datang dari kulit di bagian tenggorokannya. Kulit bersisiknya membuat hewan ini terlihat seperti memiliki jenggot panjang.

Namun, bearded dragon adalah binatang yang memakan serangga hidup, seperti jangkrik hingga kecoak kayu. Meski begitu, hewan ini juga mau mengonsumsi sayur-mayur.

Jangan lupa untuk mencuci dan membersihkan tubuh bearded dragon saat pertama kali mengadopsinya.

Hal ini dilakukan agar kotoran pada hewan ini tidak menempel ke tubuh si kecil.

Manfaat memiliki hewan peliharaan untuk anak

Memelihara hewan adalah komitmen dan tanggung jawab yang besar. Oleh sebab itu, jangan memberi hewan peliharaan untuk anak ketika usia mereka masih sangat kecil.

Anak belum cukup dewasa untuk membantu memelihara hewan peliharaan hingga mereka berusia 7 atau 8 tahun.

Namun, memelihara hewan dapat memberi manfaat untuk anak, seperti:

  • Mengajarkan nilai-nilai pada anak

Memiliki hewan peliharaan dapat menumbuhkan atau mengembangkan rasa tanggung jawab dalam diri anak. Meski masih Anda bantu, rasa tanggung jawab ini dapat membuat anak berani mengambil tugas.

Mereka bahkan juga bisa menyerap contoh pengasuhan Anda untuk diterapkan pada hewan peliharaan, seperti bersikap baik dan lembut. Hal ini juga menumbuhkan rasa empati dan kasih sayang dalam diri anak.

  • Meningkatkan harga diri anak

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki hewan peliharaan dalam keluarganya cenderung mempunyai harga diri yang lebih tinggi.

Hal ini bukan tanpa alasan karena memiliki hewan peliharaan dapat membuat anak merasa dicintai dan mencintai, serta merasa memiliki teman untuk diajak berbicara atau bermain.

Hewan peliharaan bahkan juga bisa meningkatkan keterampilan akademik anak. Sebuah studi menunjukkan bahwa anak yang membaca dengan suara keras kepada hewan peliharaan dapat membuat mereka lebih percaya diri untuk membaca.

  • Menurunkan stres

Menyikat, menepuk, atau mengusap hewan peliharaan berbulu dapat menurunkan tingkat stres, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Selain itu, para ahli juga berpendapat bahwa anak-anak yang tumbuh dengan hewan peliharaan lebih kecil kemungkinannya untuk menderita alergi karena paparan dini terhadap bakteri tertentu.

  • Menyehatkan jantung anak

Mungkin Anda akan bertanya-tanya, mengapa memiliki hewan peliharaan, terutama anjing, dapat membantu menyehatkan jantung anak?

Jawabannya: anak-anak yang memiliki binatang peliharaan anjing cenderung lebih sering jalan kaki bersama.

Dilansir dari Web MD, selain menyehatkan jantung, rutin jalan kaki juga bisa menurunkan tekanan darah.

  • Meningkatkan kemampuan sosialnya

Manfaat memiliki hewan peliharaan selanjutnya adalah meningkatkan kemampuan sosial anak.

Sebab, saat anak mengajak hewan peliharaannya jalan-jalan di tempat umum, terdapat kemungkinan orang lain menyapa dan mengajaknya berbincang tentang hewan peliharaan tersebut.

Dengan begitu, anak dapat belajar untuk berinteraksi dengan orang lain, tentunya sambil didampingi Anda sebagai orangtuanya.

  • Meningkatkan suasana hati

Tahukah Anda bahwa memiliki binatang peliharaan dapat meningkatkan suasana hati?

Seorang ahli hewan peliharaan dari Universitas Miami, Allen R. McConnell, mengatakan kepada Web MD bahwa orang yang memiliki binatang peliharaan kesayangan dapat merasa lebih bahagia dan terhindar dari kesepian.

Menurutnya, merawat hewan peliharaan dapat memberikan perasaan memiliki dan makna.

  • Menjadi teman setia anak dengan gangguan kesehatan

Anak yang mengidap autisme atau gangguan kesehatan yang menyulitkan mereka untuk berbicara dengan teman sebayanya, juga dapat merasakan dampak positif dari memiliki hewan peliharaan.

Dengan memiliki anjing atau kucing kesayangan, mereka memiliki teman setia yang bisa diajak untuk berbincang. Hal ini dipercaya bisa mengusir rasa kesepian yang mungkin dirasakan anak.

Tidak semua hewan dapat dipelihara. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki keinginan untuk memberi anak hewan peliharaan, maka pilihlah hewan yang cocok untuk mereka.

Bagaimana cara merawat hewan peliharaan?

Terdapat beberapa tips merawat hewan peliharaan untuk anak yang penting untuk dipahami, di antaranya:

  • Pastikan bahwa anak memang serius menginginkan hewan peliharaan. Hal ini dilakukan agar mereka berkomitmen untuk mengurusnya.
  • Ketahui dan kenali dulu hewan yang akan Anda adopsi untuk anak agar tidak kewalahan nantinya setelah mengadopsi hewan tersebut.
  • Selalu dampingi anak saat sedang merawat hewan peliharaannya.
  • Minta anak untuk bersabar saat berhadapan dengan binatang peliharaannya. Sebab, mereka juga membutuhkan waktu untuk bisa mengenal rumah barunya.
  • Pastikan Anda memiliki kontak dokter hewan jika sewaktu-waktu hewan peliharaan anak jatuh sakit.
  • Buatlah peraturan tegas untuk anak agar mereka tidak setengah-setengah dalam mengurus hewan peliharaannya. Pastikan anak tahu bahwa merawat hewan peliharaan adalah tugas bersama.
  • Mintalah anak untuk memahami hewan peliharaan dan makanannya agar kesehatannya dapat terjaga.

Sebelum memutuskan memiliki hewan peliharaan untuk anak, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu dengan matang.

Keamanan dan kesanggupan anak untuk memelihara hewan tersebut juga tentu harus dipertimbangkan.

Pilihlah hewan peliharaan yang masih kecil karena akan lebih aman untuk anak-anak. Selain itu, pastikan anak tidak memiliki alergi terhadap hewan yang akan dipeliharanya untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang dapat terjadi.

Exit mobile version