Site icon Promedis

7 Tanda Anak Bahagia yang Bisa Orangtua Kenali

7 Tanda Anak Bahagia yang Bisa Orangtua Kenali

Terkadang, orangtua tidak memahami jika anak bahagia atau tidak. Kebahagiaan adalah rasa gembira, kepuasan, dan emosi positif yang membuat hidup terasa lebih berharga dan bermakna.

Memiliki masa kanak-kanak yang bahagia dapat mendorong anak mengatur hidupnya dengan lebih baik. Bukan hanya memberi kesenangan sesaat untuk anak, namun ada beberapa hal yang harus orangtua lakukan untuk membuat anak bahagia.

Tanda-tanda anak bahagia

Untuk memahami kebahagiaan anak, orangtua harus memerhatikan beberapa ciri-ciri anak bahagia, seperti:

1. Merasa puas dengan apa yang dimilikinya

Anak yang bahagia merasa puas dengan apa yang dimilikinya. Ia tidak menginginkan segalanya yang bisa membuat orangtuanya kewalahan. Selain itu, anak bahagia juga tidak menginginkan sesuatu yang dimiliki oleh orang lain ataupun mengamuk untuk mendapatkannya.

2. Jarang tantrum

Anak bisa tantrum ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Ia mungkin menangis kencang, berguling di lantai, hingga melempar barang di rumah atau bahkan di depan umum. Namun, anak yang bahagia cenderung jarang tantrum. Ia justru terlihat aktif dan ceria.

3. Suka membantu

Jika anak suka membantu tugas-tugas sederhana, seperti membereskan mainannya sendiri tanpa merasa terbebani, dapat mengindikasikan tanda anak bahagia. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa ibu berhasil mendidik si kecil dengan tepat.

4. Menghormati orang yang lebih tua

Kebahagiaan anak juga dapat ditunjukkan dengan menghormati orang yang lebih tua. Anak-anak bahagia bisa membedakan antara teman sebayanya dan orang tua. Ia akan memperlakukan orang yang lebih tua dengan hormat dan mendengarkan nasihat mereka dengan baik.

5. Mau berbagi

Terkadang, berbagi merupakan hal yang sulit untuk anak lakukan. Namun, anak yang bahagia cenderung mau berbagi camilan atau mainan kepada teman-temannya. Pola asuh yang tepat bisa mendorong anak menguasai keterampilan ini.

6. Tidak mencari perhatian secara berlebihan

Anak sering kali berusaha menarik perhatian orangtua secara berlebihan, misalnya dengan menangis atau mengamuk hingga apa yang ia inginkan terpenuhi. Namun, anak bahagia adalah anak yang pengertian dan tidak mencari perhatian dengan cara yang buruk.

7. Tidak membangkang

Mendidik dan mengasuh terkadang bukan hal yang mudah bagi orangtua. Namun, anak yang bahagia cenderung tidak akan membangkang. Ia dapat memperhatikan apa yang Anda katakan dengan baik. Selain itu, saat mengakui kesalahan, anak juga bisa menerimanya dengan lapang dada.

Cara membuat anak bahagia

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya bahagia. Bahkan ada yang sampai memberikan apa pun yang diinginkan oleh anak. Namun, cara mengasuh anak seperti itu bukanlah hal yang tepat.

Sebetulnya, kebahagiaan anak dapat ditemukan dalam berbagai hal kecil, seperti bermain bersama orangtua. Selain itu, ada beberapa hal yang Anda sebagai orangtua bisa lakukan untuk membuat anak bahagia, seperti:

1. Ajak anak bermain

Mengajak anak bermain adalah salah satu cara mudah untuk membuat mereka bahagia karena pada umumnya anak-anak senang bermain.

Bermain dengan anak di halaman rumah, taman, atau tempat bermain lain tak hanya membuat anak bahagia, namun juga memiliki pengaruh dalam meningkatkan kepercayaan dirinya.

2. Biarkan anak bermain di luar

Berlari di atas rumput, menggali tanah, memanjat pohon, dan duduk di ayunan sangat baik untuk anak-anak. Aroma tanah, pohon, rumput atau bunga, dan segarnya udara dapat meningkatkan suasana hati mereka.

Oleh sebab itu, membiarkan anak bermain atau membaca buku di luar akan mendorongnya bahagia. Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa bermain di luar dapat mengembangkan karakter anak dalam empati, keterlibatan, dan pengendalian diri.

3. Batasi menonton TV atau bermain gadget

Meski anak terlihat senang saat menonton TV atau bermain gawai selama berjam-jam, namun terlalu lama menatap layar tidak baik untuk kesehatan psikologis anak.

Sebaliknya, menghabiskan waktu dengan kegiatan lain, seperti berolahraga, berkumpul bersama keluarga, atau bermain bersama teman, bisa membuat mereka lebih bahagia. Jadi, tetapkan batasan yang jelas bagi anak untuk menonton TV atau bermain gawai. Ini juga dapat menjadi cara anak untuk belajar disiplin.

4. Membacakan buku cerita untuk anak

Membacakan buku cerita sebelum anak tidur merupakan salah satu cara membahagiakan anak dan mempererat hubungan Anda bersamanya. Hal ini akan mendorong anak memiliki kreatifitas dan daya imajinasi yang baik.

Luangkan waktu untuk membacakan buku cerita, serta biarkan mereka membantu memilih buku cerita yang ingin didengarkan. Anak pun akan sangat menantikan hal ini jika dijadikan sebagai rutinitas.

5. Melatih anak untuk bersyukur

Membiasakan anak bersyukur dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu anak tumbuh bahagia. Anda dapat mengajarkan rasa syukur pada anak dengan mengucapkan terima kasih atas apa yang telah terjadi hari ini. Selain itu, berikan juga contoh pada anak untuk berterima kasih dengan tulus pada orang yang membantunya.

6. Makan bersama

Makan bersama keluarga adalah salah satu hal terbaik yang bisa dilakukan untuk membuat anak bahagia. Kegiatan ini dapat meningkatkan mood dan kesehatan anak.

Anak-anak yang makan bersama orangtuanya cenderung tidak mengalami gangguan makan atau kelebihan berat badan. Jika tak bisa dilakukan setiap hari, setidaknya lakukanlah selama beberapa hari dalam seminggu. Pastikan anak mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

7. Olahraga bersama

Olahraga bersama dapat membuat semua anggota keluarga lebih bahagia, termasuk anak. Melakukan peregangan, berjalan-jalan, berenang, jogging, bersepeda, atau latihan aerobik dapat memberikan dorongan kebahagiaan.

Selain itu, kegiatan menyehatkan ini juga dapat membangun ikatan yang kuat dan menciptakan kenangan bahagia bersama anak.

Saat Anda sepenuhnya fokus untuk membuat anak bahagia, jangan lupakan kebahagiaan Anda juga. Memang tak mundah menjadi orangtua sehingga penting untuk melakukan me time karena ini dapat membuat Anda merasa lebih tenang dan bahagia.

Anda dapat melakukan me time dengan mendengarkan lagu favorit, berjalan-jalan ke mall, menonton konser atau film. Ingat, orangtua yang bahagia akan menciptakan anak yang bahagia.

Exit mobile version